Lukas 9 : 61 – 62
Pegang Janji untuk Tuhan
Perjalanan mengiring Tuhan memang hal yang tidak mudah. Tetapi kita harus mempertahankan komitmen itu sekalipun berhadapan dengan sejumlah tantangan. Sebut saja namanya Berty. Ia seorang pecandu alkohol. Suatu ketika Berty jatuh sakit. Ginjalnya bermasalah dan Berty ketakutan. Di saat pendeta datang berdoa, ia membuat janji akan menjadi pengasuh bila sembuh. Ia juga berjanji tidak akan mengkonsumsi minuman keras. Bila sebelumnya ia malas beribadah, dalam kesakitannya, Berty mulai mengikuti ibadah-ibadah. Ia juga rajin memberi sumbangan untuk kegiatan gereja. Hanya saja semua berubah ketika ia sembuh. Ia mendapatkan kenaikan jabatan dan sering menghadiri rapat di cafe-cafe. Ia mulai mengkonsumsi minuman keras dan jarang mengikut ibadah. Ia bahkan menolak ketika diminta untuk menjadi pengasuh. Berty melupakan kebaikan Tuhan yang menolongnya melewati kesakitannya. Ia menganggap sepele keputusannya mengikuti Tuhan. Sikap Berty adalah seperti seorang yang berkata “Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku. Teks ini mengajarkan bahwa mengikut Yesus berarti menuntut adanya komitmen penuh, tidak menoleh ke belakang. Kalau kita menoleh, maka kepada kita akan dikatakan : ”Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah”.
Doa : Ya Tuhan Yesus, tolong kami tetap pada komitmen mengikut-Mu. Amin
